Endoskopi saraf kejepit BESS kini menjadi salah satu andalan sebagai cara menyembuhkan saraf kejepit.
Sakit pinggang saraf kejepit memang khas rasanya. Rasanya seperti tertusuk tajam. Nyeri ini tidak hanya pada pinggang loh. Bisa menjalar sampai seluruh bagian kaki, kesemutan, kebas/baal/mati rasa sampai melemahnya otot tungkai bisa muncul. Bantalan tulang belakang yang menonjol akan menekan saraf motorik, sehingga bisa memunculkan gejala melemahnya bagian tubuh tertentu. Kalau jepitan memengaruhi saraf sensorik, maka mati rasa/kebas/baal kesemutan bisa menjadi tandanya.
Keluhan yang sering menjadi cerita pengalaman sembuh dari HNP antara lain telapak kaki kanan panas seperti menginjak bara api, bokong kiri sakit saat duduk lama, pinggang bawah tengah sakit saat batuk atau bersin atau saat mengejan. Paha kiri bagian dalam atau paha bagian luar terasa panas sampai betis kiri kesemutan seperti ditusuk jarum, misalnya. Gejala saraf kejepit pinggang akan muncul hanya pada salah satu sisi saja. Misalnya nyeri pada bokong kiri menjalar sampai kaki.
Saraf Kejepit = HNP?
Hernia nukleus pulposus atau HNP adalah istilah medisnya. HNP adalah satu kondisi yang disebabkan oleh bocornya bantalan tulang belakang dari cincin pelindungnya dan menekan saraf tulang belakang.
Bocornya atau rusaknya bantalan tulang ini akibat beban berlebihan yang diterimanya. Beban berlebihan bisa disebabkan oleh guncangan atau getaran atau tekanan terus menerus dalam waktu lama. Nah lama kelamaan, cincin pelindungnya pun robek sehingga isinya bocor.
Selain tekanan akibat cedera atau jatuh, biasa mengoperasikan mesin bergetar, berkendara jarak jauh, juga bisa disebabkan oleh berat badan berlebihan dan postur tubuh yang buruk dalam waktu lama. Memang tidak secara langsung dapat mengakibatkan HNP. Namun lama kelamaan bantalan tulang yang berbahan seperti jeli ini, bisa menipis sehingga elastisitasnya semakin berkurang dan tak mampu lagi menahan tekanan.
Jadi, apa yang menyebabkan saraf kejepit tulang belakang adalah multifaktor. Ada yang disebabkan oleh infeksi, tumor, skoliosis, fraktur kompresi dan keropos tulang belakang.
Endoskopi Saraf Kejepit BESS
Dulu mungkin kondisi saraf kejepit pinggang atau HNP lumbal, perlu ditangani dengan operasi terbuka. Prosesnya lebih lama karena perlu membuka ruang tulang belakang dan cukup rumit sehingga memerlukan pemulihan yang lama dan perlu rawat inap yang tidak sebentar.
Operasi saraf kejepit kini tak seperti dulu lagi sejak endoskopi tulang belakang sudah hadir di Indonesia. Mungkin masih ada yang bertanya operasi saraf kejepit katanya bisa dengan sayatan kecil saja? Ya betul sekali. Metode kekinian cara mengatasi saraf kejepit tanpa operasi adalah endoskopi tulang belakang (spine endoscopy) BESS.
Operasi BESS Itu Apa?
Tindakan BESS adalah singkatan dari biportal endoscopic spine surgery. Walau istilahnya surgery atau artinya operasi BESS, tetapi BESS bisa dibilang tanpa operasi, karena hanya memerlukan sayatan yang kecil. Beda sekali dengan tindakan operasi terbuka konvensional, yang dulu merupakan satu-satunya cara sembuh dari jepitan saraf tulang belakang. Bahkan operasi hnp dulu memerlukan waktu lama untuk kembali pulih akibat sayatan yang lebar pada area punggung. Dulu, durasi operasi juga lama, karena memang rumit sekali.
Kini hal itu tidak lagi perlu dilalui sejak hadirnya BESS ini. Berapa lama operasi saraf kejepit dengan BESS, lebih singkat. Karena dokter tidak perlu melakukan sayatan lebar seperti operasi terbuka dulu.
Apakah operasi BESS ditanggung BPJS? Nah ini perlu ditanyakan pada rumah sakit yang Anda pilih untuk menyembuhkan sakit saraf kejepit kronis. Untuk di Kemang Brain and Spine Center, sayangnya untuk endoskopi BESS plus belum bekerjasama dengan BPJS. Namun jangan khawatir, disini banyak rekanan asuransi lain yang bisa membantu membiayai tindakan BESS.
BESS adalah tindakan apa dan menggunakan cara kerja seperti apa? Prinsip kerja BESS adalah dekompresi atau melepaskan kompresi (tekanan atau jepitan) dengan cara mengambil tonjolan bantalan tulang yang menekan saraf tulang belakang. Dengan dekompresi berarti saraf tidak lagi terjepit sehingga gejala yang terkait dengannya, juga mereda atau bahkan hilang.
Apa itu endoskopi tulang belakang? Dokter spesialis bedah saraf subspesialisasi tulang belakang akan menggunakan alat seperti tabung yang lentur dan ujungnya ada kamera kecil yang memungkinkan dokter melihat masalah yang ada. Karena BESS menggunakan dua sayatan (bi = dua, portal = akses atau sayatan), maka membuat lapang pandang dokter menjadi lebih luas. Dan bisa mengambil tonjolan yang menjepit saraf dari arah mana saja.
Harga Operasi Saraf Kejepit
Biaya Endoskopi BESS atau endoskopi saraf kejepit biayanya akan bergantung di mana akan dilakukan. Biasanya orang lebih memilih rumah sakit yang lengkap fasilitasnya. Ada juga yang berpikir biaya operasi saraf kejepit bisa dibilang cukup mahal. Tetapi bila dinilai dari hasil kesembuhan yang didapat setelah endoskopi BESS, biaya ini bisa menjadi pertimbangan untuk mendapatkan perbaikan kualitas hidup. Dan yang paling penting adalah mencegah lumpuh yang mungkin bisa terjadi saat derajat jepitan sudah berat.
Karena bahaya saraf kejepit juga bisa dibilang tidak ringan karena membuat penderitanya tidak bisa lagi beraktivitas atau tidak lagi bisa bekerja seperti sebelumnya. Maka metode operasi saraf kejepit dengan endoskopi BESS dapat membantu mengembalikan kualitas hidup. Bahkan tak perlu cuti lama untuk para pekerja kantoran. Karena bisa langsung pulih dan kembali beraktivitas.
Dengan datang berkonsultasi, dokter spesialis tulang belakang akan menjelaskan secara panjang lebar mengenai biaya operasi saraf kejepit, bagaimana persiapannya apa saja yang perlu dilakukan sebelum endoskopi BESS, bagaimana prosedur endoskopi tulang belakang BESS, dan pantangan saraf kejepit dan lainnya.
Apakah HNP Harus Dioperasi? Belum Tentu …
Sebenarnya saraf kejepit tidak selalu harus operasi. Pertama, bergantung pada ringan beratnya saraf kejepit tulang belakang. Kedua, tergantung gejala yang muncul. Bila gejala ini sudah sangat mengganggu kenyamanan beraktivitas, dokter kemungkinan akan mempertimbangkan perlunya dilakukan endoskopi BESS lumbal (untuk saraf kejepit pinggang) atau BESS cervical (untuk mengatasi saraf kejepit leher).
Endoskopi Saraf Kejepit BESS
Pengobatan saraf kejepit terkini adalah minimally invasive, yang hanya memerlukan sayatan minimal. Untuk mengatasi sakit saraf kejepit, juga ada beberapa pilihan lain bila penderita saraf kejepit memiliki beberapa kontraindikasi atau tidak bisa dilakukan tindakan endoskopi saraf kejepit. Yakni dengan interventional pain management (IPM).
Kateter Racz, kateter berukuran mini untuk mengalirkan obat khusus yang dapat mengurai perlengketan di area tulang belakang yang ditengarai menjadi penyebab saraf kejepit, bisa juga menjadi salah satu pilihan. Tindakan dengan menggunakan kateter Racz ini adalah percutaneous epidural neuroplasty. Jadi kini memungkinkan saraf kejepit bisa dikateter. Tanpa perlu rawat inap, atau bisa langsung pulang. Tindakan ini tidak perlu sayatan. Rasa nyeri bisa berkurang jauh setelah tindakan usai. Tindakan kateter ini bisa dilakukan pada lumbal (kateter lumbal) atau cervical (kateter Racz atasi nyeri pada leher)
Radiofrekuensi ablasi (RF) juga menjadi pertimbangan tindakan untuk membantu mengatasi nyeri saraf kejepit. Dokter melakukan tindakan RFA ini dengan mengalirkan gelombang radiofrekuensi ke titik nyeri pinggang atau nyeri leher. RF sakit pinggang saraf kejepit tak perlu sayatan, bisa langsung pulang dan tindakannya cepat.
Begitu juga dengan suntik saraf kejepit atau epidural steroid injection (ESI). Injeksi saraf kejepit dapat menjadi salah satu opsi untuk cara menyembuhkan sakit saraf kejepit pinggang. Tak perlu lama tindakannya. Bahkan bisa langsung pulang. Efektivitas atau keberhasilan mengatasi nyeri, cukup cepat dan berlangsung lama. Namun lama tidaknya bertahan, tergantung kondisi masing-masing pasien saraf kejepit. Tindakan injeksi saraf kejepit dapat diulang dan bisa menjadi solusi cepat atasi nyeri bila ingin segera berlibur atau melakukan ibadah umroh atau haji.
Biaya operasi saraf kejepit dulu dan kini memang berbeda. Dengan kemajuan teknologi, biaya ini bisa lebih hemat dibandingkan biaya operasi saraf kejepit dulu. Karena biaya rawat inap menjadi lebih singkat, tidak perlu bolak balik kontrol untuk luka karena sayatannya kecil saja, dan dapat mengurangi minum obat antinyeri berulang.